Kawan Astara tau gak sih? Kalau HSE atau singkatan dari Health, Safety, and Environment dan K3 atau singkatan dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah dua bidang yang saling berhubungan dengan keselamatan dan kesehatan di lingkungan kerja loh. Tapi meskipun keduanya terkait satu sama lain, nyatanya baik HSE maupun K3 memiliki fokus dan cakupan yang sedikit berbeda. Jadi apa aja ya perbedaannya?
A. Perbedaan antara HSE dan K3:
1. Health, Safety, and Environment (HSE):
a. HSE lebih bersifat luas karena mencakup tiga aspek, yaitu kesehatan, keselamatan, dan lingkungan
b. Kesehatan melibatkan identifikasi dan penanganan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan pekerja, seperti paparan bahan kimia berbahaya atau risiko ergonomi.
c. Keselamatan berkaitan dengan identifikasi dan pencegahan potensi bahaya yang dapat menyebabkan kecelakaan atau cedera di tempat kerja.
d. Lingkungan berfokus pada upaya perusahaan untuk menjaga dan meminimalkan dampak negatif operasionalnya terhadap lingkungan.
2. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3):
a. K3 lebih spesifik dan terfokus hanya pada aspek keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kerja.
b. K3 berfokus pada pencegahan cedera dan kecelakaan kerja serta pengendalian faktor-faktor yang dapat membahayakan kesehatan pekerja.
c. K3 bertujuan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi seluruh karyawan.
Lalu, apa saja ya kira-kira contoh dari penerapan HSE dan K3 di Perusahaan?
I. Penerapan HSE di Perusahaan:
Penerapan HSE yang pertama yaitu adalah mengidentifikasi dan menilai potensi dampak lingkungan dari kegiatan operasional perusahaan, seperti limbah, emisi, dan penggunaan energi. Setelah itu bisa dilanjutkan dengan memastikan bahwa karyawan dilatih dan menerapkan prosedur keselamatan yang tepat untuk menghindari kecelakaan dan cedera di tempat kerja. Perusahaan juga harus menyediakan fasilitas dan peralatan yang mendukung kesehatan karyawan, seperti fasilitas kesehatan, program kesehatan, dan promosi gaya hidup sehat.
II. K3 di Perusahaan:
Penerapan K3 di Perusahaan bisa dimulai dengan menyediakan pelatihan K3 secara rutin kepada karyawan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan dalam menghadapi situasi berbahaya. Setelahnya bisa dilakukan inspeksi dan audit K3 secara berkala untuk memastikan bahwa perusahaan mematuhi standar keselamatan yang berlaku. Untuk perusahaan yang memiliki potensi risiko tinggi, seorang Ahli K3 diperusahaan harus memastikan penggunaan alat pelindung diri (APD) yang sesuai dan memadai oleh karyawan yang berisiko tinggi.
Dilihat dari penjelasan diatas, HSE dan K3 merupakan satu kesatuan, yang bekerja bersama untuk mencapai tujuan keselamatan dan kesehatan yang lebih luas di lingkungan kerja. Perusahaan yang peduli dengan HSE dan K3 dapat menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan berkelanjutan bagi karyawan dan lingkungan sekitar. Jadi, apakah perusahaan Kawan Astara sudah menerapkan HSE dan K3? Kesempatan untuk menjadi Ahli K3 dan HSE Officer tidak datang dua kali, ikuti pembinaan di Astara and Make It Happen!