Apa yang dimaksud dengan Accident, Incident, dan Nearmiss?

Apa yang dimaksud dengan Accident, Incident, dan Nearmiss?

Dalam dunia K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dipenuhi dengan terminologi, definisi, dan akronim. Banyak juga istilah yang tidak semua orang memahaminya. Seperti perbedaan Accident dan Incident yang terbukti masing sering salah pengertian.

Selain itu ada juga istilah Nearmiss yang sebetulnya sangat umum. Tapi tertukar dengan Incident maupun Accident tadi. Dalam banyak kasus, baik Nearmiss, Incident serta Accident dapat menunjukkan tingkat kerusakan karena kejadian di tempat kerja. Apa sebenarnya perbedaan ketiganya? Yuk sahabat Astara, simak pembahasan selengkapnya berikut ini.

  1. INCIDENT (INSIDEN)

Makna istilah ini mengarah pada suatu kejadian dari sesuatu yang terjadi. Selain itu bisa diartikan sebagai kejadian atau kejadian tak terduga yang tidak mengakibatkan cedera atau penyakit serius. Walaupun membuat kerusakan properti.

  1. ACCIDENT (KECELAKAAN)

Sementara accident sendiri adalah kejadian yang tak terduga yang mengakibatkan cedera serius atau sakit pada seseorang (dalam hal ini karyawan). Selain itu dapat juga membuat kerusakan properti.

  1. NEARMISS (HAMPIR CELAKA)

Beda dengan Incident maupun Accident tadi. Nearmiss lebih kepada kondisi hampir celaka, yaitu kecelakaan yang nyaris atau hampir tidak dapat dihindari. Sebagian institusi menyebut situasi ini dengan “close-call” atau “near-collision”

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan jika insiden dapat melibatkan situasi nyaris celaka (Nearmiss). Di mana, seseorang nyaris menghindari cedera atau penyakit. Namun, apabila terjadi cedera serius, artinya bicara tentang kecelakaan.

Persamaan keduanya adalah sama-sama merupakan peristiwa yang tidak direncanakan serta dapat menyebabkan kerusakan baik tempat maupun benda. Namun, hanya kecelakaan yang bisa membuat seseorang mendapat cedera atau terkena penyakit serius.

Dengan begitu, perbedaan Accident dan Incident bisa diperjelas lagi. Bahwa semua Accident adalah Incident, tapi tak semua insiden itu pasti kecelakaan (Accident). Oleh sebab itu, insiden terbukti lebih banyak terjadi dibandingkan kecelakaan. Hanya sekitar 2% Incident bisa menjadi Accident.

Mengurangi Incident dan Accident di Tempat Kerja

Beberapa upaya dapat mengurangi jumlah kejadian Insident, Nearmiss, maupun kecelakaan di tempat kerja. Program keselamatan dan kesehatan kerja yang dimaksud seperti:

  • Identifikasi bahaya dilakukan dengan melakukan peninjauan karyawan, tugas, alat dan lingkungan untuk meminimalisir resiko.

  • Menerapkan kontrol yang memungkinkan meminimalisasi terjadinya insiden dan kecelakaan

  • Menyelidiki insiden, karena saat insiden diselidiki dan dilaporkan secara benar dapat memastikan akar penyebabnya dan dilakukan langkah tambahan agar tak terulang kembali

  • Yakinkan diri jika semua kecelakaan kerja seharusnya dapat dicegah oleh Anda sebagai pemilik bisnis. Lakukan apa saja untuk mengurangi kemungkinan terjadi kecelakaan atau accident

Itu dia tadi pembahasan singkat tentang perbedaan Accident dan Incident. Begitu juga apa perbedaan keduanya dengan Nearmiss. Pentingnya Pelatihan K3 untuk mengurangi angka kecelakaan kerja, jadilah Ahli K3 di Perusahaan impianmu, jadi segera daftarkan diri kamu serta cari tahu lebih banyak tentang K3 di perusahaan melalui training Sertifikasi AK3U Kemnaker atau Sertifikasi AK3U BNSP bersama PT. Mulia Astara Nusantara dan amanin kuotanya! 



Artikel Terkait

WhatsApp
Mulai percakapan

Hai, ada yang bisa kami bantu? :)

Tim kami akan segera membalas pesan Anda
Scroll