Pelatihan Penanganan Bahaya Gas H2S BNSP adalah program pelatihan yang dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengenali, mencegah, dan menangani bahaya gas hidrogen sulfida (H2S) di lingkungan kerja. Gas H2S merupakan zat beracun dan mudah terbakar yang banyak ditemukan di industri minyak, gas, dan petrokimia, sehingga memerlukan penanganan khusus untuk mencegah kecelakaan dan keracunan. Dalam pelatihan ini, peserta mempelajari sifat gas H2S, risiko yang ditimbulkan, prosedur keselamatan kerja, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta tindakan darurat dan evakuasi jika terjadi paparan.
Setelah mengikuti pelatihan, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi potensi bahaya H2S, menerapkan langkah pencegahan, dan melakukan penanganan serta evakuasi korban secara aman dan efektif.
Pelatihan Penanganan Bahaya Gas H2S BNSP biasanya diikuti oleh individu yang bekerja di lingkungan dengan potensi paparan gas H2S tinggi, seperti tenaga operasional, teknisi lapangan, supervisor, dan petugas keselamatan di industri minyak, gas, petrokimia, dan tambang.
Teknis Pelatihan
Pelatihan dilaksanakan selama 3 hari dari pukul 08.00 - 16.00 WIB secara online/daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Pelaksanaan penyampaian materi dilakukan di hari pertama dan kedua oleh trainer professional dan berpengalaman, lalu pada hari terakhir diadakan Uji Kompetensi atau Asesmen oleh Asesor (penguji) kepada Asesi (peserta).
Uji Kompetensi dibagi menjadi 3 bagian: Uji Kompetensi Tertulis dan Uji Kompetensi Wawancara.
Sertifikat pelatihan H2S BNSP diterbitkan langsung oleh BNSP melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) estimasi 1-2 bulan terhitung sejak Asesi dinyatakan Kompeten oleh Asesor.