Dalam dunia industri dan pekerjaan, keamanan dan
keselamatan merupakan aspek yang sangat penting. Untuk menjalankan peran
sebagai Safety Officer yang kompeten, mengikuti pelatihan AK3U (Ahli K3 Umum)
dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Kemnaker) ataupun dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi. (BNSP) di
Astara dapat menjadi pilihan yang tepat. Di era teknologi modern ini, pelatihan
AK3U kemnaker dan BNSP tidak hanya diselenggarakan secara offline, tetapi juga
online. Lalu, banyak pertanyaan dari Kawan Astara, salah satunya sesuai dengan
judul artikel ini. Disini kita akan membahas kelebihan dan kekurangan dari
kedua jenis pelatihan tersebut di Astara.
1.
AK3U Offline di Astara
NB: Untuk pelatihan Offline
saat ini hanya ada di AK3U Kemnaker.
a)
Interaksi Langsung: Salah satu
keuntungan utama dari pelatihan AK3U offline adalah adanya interaksi langsung
antara peserta dan narasumber materi AK3U tersebut. Peserta dapat bertanya
langsung dan berdiskusi tentang isu-isu keamanan dan keselamatan dengan
narasumber dan Kawan Astara.
b)
Pengalaman Praktis: Dalam
pelatihan offline, biasanya ada simulasi dan latihan praktis di tempat kerja
atau lingkungan yang sesungguhnya. Hal ini memberikan kesempatan bagi peserta
untuk belajar secara langsung dan mengalami situasi nyata yang mungkin dihadapi
di tempat kerja.
c)
Networking: Pelatihan offline
memungkinkan peserta untuk berinteraksi dengan profesional dan praktisi lain di
bidang keamanan dan keselamatan. Networking ini dapat membantu peserta dalam
membangun hubungan yang berharga untuk karir masa depan mereka.
d)
Nuansa Belajar Berbeda: Bagi
para peserta dari luar Yogyakarta akan merasakan suasana belajar yang berbeda,
mulai dari tempat belajar, relasi baru dari berbagai kota di Indonesia, serta
observasi langsung di PT pilihan Astara dan ditutup dengan wisata kota
Yogyakarta.
2.
Pelatihan AK3U Online di Astara
a)
Fleksibilitas Waktu dan Tempat:
Pelatihan AK3U online memberikan fleksibilitas bagi peserta untuk mengatur
waktu dan tempat belajar sesuai kenyamanan mereka. Peserta dapat mengakses
materi pelatihan dari mana saja selama memiliki koneksi internet.
b)
Biaya Lebih Rendah: Biasanya,
pelatihan online dapat lebih ekonomis karena menghilangkan biaya transportasi
dan akomodasi. Selain itu, beberapa program online mungkin menawarkan pilihan
paket pembelajaran yang lebih terjangkau.
c)
Materi Online: Peserta akan
mendapatkan akses ke materi online yang dapat diakses kapan saja. Ini memungkinkan
peserta untuk mengulang materi atau mengaksesnya kembali sesuai kebutuhan
mereka.
Bergabung dengan pelatihan AK3U di Astara, baik secara
offline maupun online, memiliki porsi yang sama, hanya yang membedakan tempatnya
saja. Pelatihan offline memberikan interaksi langsung dan pengalaman praktis,
sementara pelatihan online menawarkan fleksibilitas dan biaya yang lebih
rendah. Pemilihan jenis pelatihan yang tepat harus dipertimbangkan berdasarkan
preferensi, kebutuhan, dan ketersediaan peserta. Penting untuk diingat bahwa
baik pelatihan offline maupun online, keseriusan dan dedikasi dalam mempelajari
isu-isu keselamatan akan membantu mempersiapkan peserta menjadi Safety Officer
yang berkualitas.